Sabtu, 06 Oktober 2012

“ ETIKA SEBAGAI TINJAUAN ”



1.        Pengertian Etika
Berikut adalah beberapa pengertian mengenai etika ;
Ø  Etika berasal dari bahasa yunani “ethos” yang berarti adat istiadat atau kebiasaan yang baik.
Ø  Menurut Profesor Robert Salomon, etika dikelompokkan menjadi dua dimensi:
1.        Etika merupakan karakter individu, dalam hal ini termasuk bahwa orang yang beretika adalah orang yang baik.
2.        Etika merupakan hokum orang social. Etika merupakan hukum yang mengatur, mengendalikan serta membatasi perilaku manusia.
Ø  Dari  sudut pandang Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1988) merumuskan pengertian etika dalam tiga arti sebagai berikut:
o    Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral.
o    Kumpulan asas atau nilai yang berkenan dengan ahklak.
o    Nilai mengenai benar dan salah yang dianut masyarakat.
Ø  Tahun 1953 Fagothey, mengatakan bahwa etika adalah studi tentang kehendak manusia, yaitu kehendak yang berhubungan dengan keputusan yang benar dan yang salah dalam tindak perbuatannya.Pada tahun 1995 Sumaryono menegaskan  bahwa etika merupakan studi tentang kebenaran dan ketidakbenaran berdasarkan kodrat manusia yang diwujudkan melalui kehendak manusia dalam perbuatannya.
Ø  Bertens (1994) menjelaskan, Etika berasal dari bahasa Yunani ethos yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat kebiasaan.Bentuk jamaknya adalah ta etha artinya adat kebisaan, dari bentuk jamak inilah terbentuk kata Etika oleh filsuf Yunani Aristoteles(384-322 BC) dipakai untuk menunjukan filsafat moral. Berdasarkan asal – usul kata tersebut Etika berarti Ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan.

2.        Prinsip-prinsip Etika
Prinsip- prinsip perilaku professional tidak secara khusus dirumuskan oleh ikatan akuntan Indonesia tapi dianggap menjiwai kode perilaku akuntan Indonesia. Adapun prinsip- prisip etika yang merupakan landasan perilaku etika professional, menurut Arens dan Lobbecke (1996 : 81) adalah :
a. Tanggung jawab
Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai professional dan pertimbangan moral dalam semua aktifitas mereka.
b. Kepentingan Masyarakat
Akuntan harus menerima kewajiban-kewajiban melakukan tindakan yang mendahulukan kepentingan masyarakat, menghargai kepercayaan masyarakat dan menunjukkan komitmen pada professional.
c. Integritas
Untuk mempertahankan dan menperluas kepercayaan masyarakat, akuntan harus melaksanakan semua tanggung jawab professional dan integritas.
d. Objektivitas dan indepedensi
Akuntan harus mempertahankan objektivitas dan bebas dari benturan kepentingan dalam melakukan tanggung jawab profesioanal. Akuntan yang berpraktek sebagai akuntan public harusbersikap independen dalam kenyataan dan penampilan padawaktu melaksanakan audit dan jasa astestasi lainnya.
e. Keseksamaan
Akuntan harus mematuhi standar teknis dan etika profesi, berusaha keras untuk terus meningkatkan kompetensi dan mutu jasa, dan melaksanakan tanggung jawab professional dengan kemampuan terbaik.
f. Lingkup dan sifat jasa
Dalam menjalankan praktek sebagai akuntan public, akuntan harus mematuhi prinsip- prinsip prilaku professional dalam menentukan liingkup dan sifat jasa yang diberikan.

3.        Basis Teori Etika
a.  Etika Teleologi
Teologi berasal dari kata Yunani,  telos = tujuan,  berarti mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu. Dua aliran etika teleologi :
- Egoisme Etis
- Utilitarianisme
* Egoisme Etis
Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan dirinya sendiri.  Satu-satunya tujuan tindakan moral setiap orang adalah mengejar kepentingan pribadi dan memajukan dirinya.  Egoisme ini baru menjadi persoalan serius ketika ia cenderung menjadi hedonistis, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata-mata sebagai kenikmatan fisik yg bersifat vulgar.
* Utilitarianisme
Berasal dari bahasa latin utilis yang berarti “bermanfaat”.   Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja  satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan.   Dalam rangka pemikiran utilitarianisme, kriteria untuk menentukan baik buruknya suatu perbuatan adalah “the greatest happiness of the greatest number”, kebahagiaan terbesar dari jumlah orang yang terbesar.  Utilitarianisme , teori ini cocok sekali dengan pemikiran ekonomis, karena cukup dekat dengan Cost-Benefit Analysis. Manfaat yang dimaksudkan utilitarianisme bisa dihitung sama seperti kita menghitung untung dan rugi atau kredit dan debet dalam konteks bisnis
Utilitarianisme, dibedakan menjadi dua macam :
1.             Utilitarianisme Perbuatan (Act Utilitarianism)
2.             Utilitarianisme Aturan (Rule Utilitarianism)
Prinsip dasar utilitarianisme (manfaat terbesar  bagi jumlah orang terbesar) diterpakan pada perbuatan.  Utilitarianisme aturan membatasi diri pada justifikasi aturan-aturan moral.
b. Deontologi
Istilah deontologi berasal dari kata  Yunani ‘deon’ yang berarti kewajiban. ‘Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak sebagai buruk’, deontologi menjawab : ‘karena perbuatan pertama menjadi kewajiban  kita dan karena perbuatan kedua dilarang’. Yang menjadi dasar baik buruknya perbuatan adalah kewajiban. Pendekatan deontologi sudah diterima dalam konteks agama, sekarang merupakan juga salah satu teori etika yang terpenting.
Ada tiga prinsip yg harus dipenuhi :
(1)   Supaya tindakan punya nilai moral, tindakan ini harus dijalankan berdasarkan kewajiban.
(2)   Nilai moral dari tindakan ini tidak tergantung pada tercapainya tujuan dari tindakan itu melainkan tergantung pada kemauan baik yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan itu, berarti kalaupun tujuan tidak tercapai, tindakan itu sudah dinilai baik.
(3)   Sebagai konsekuensi dari kedua prinsip ini, kewajiban adalah hal yang niscaya dari tindakan yang dilakukan berdasarkan sikap hormat pada hukum moral universal.
Bagi Kant, Hukum Moral ini dianggapnya sbg perintah tak bersyarat (imperatif kategoris), yg berarti hukum moral ini berlaku bagi semua orang pada segala situasi dan tempat.  Perintah Tak Bersyarat adalah perintah yg dilaksanakan begitu saja tanpa syarat apapun, yaitu tanpa mengharapkan akibatnya, atau tanpa mempedulikan  apakah akibatnya tercapai dan berguna bagi orang tsb atau tidak.
c. Teori Hak
Dalam pemikiran moral dewasa ini barangkali teori hak ini adalah pendekatan yang paling banyak dipakai untuk mengevaluasi  baik buruknya  suatu perbuatan atau perilaku.   Teori Hak merupakan suatu aspek  dari teori deontologi, karena berkaitan dengan kewajiban.   Hak dan kewajiban bagaikan dua sisi uang logam yang sama. Hak didasarkan atas martabat manusia dan martabat semua manusia itu sama. Karena itu hak sangat cocok dengan suasana pemikiran demokratis.
d. Teori Keutamaan (Virtue)
Teori ini memandang  sikap atau akhlak seseorang. Tidak ditanyakan apakah suatu perbuatan tertentu adil, atau jujur, atau murah hati dan sebagainya. Sedangkan Keutamaan bisa didefinisikan  sebagai berikut : disposisi watak  yang telah diperoleh  seseorang dan memungkinkan  dia untuk bertingkah  laku baik secara moral.
Contoh keutamaan :
1.             Kebijaksanaan
2.             Keadilan
3.             Suka bekerja keras
4.             Hidup yang baik
Keutamaan yang harus menandai pebisnis perorangan bisa disebut : kejujuran, fairness, kepercayaan dan keuletan. Keempat keutamaan ini berkaitan erat satu sama lain dan kadang-kadang malah ada tumpang tindih di antaranya.  Fairness : kesediaan untuk memberikan apa yang wajar kepada semua orang dan dengan wajar dimaksudkan apa yang bisa disetujui oleh semua pihak yang terlibat dalam suatu transaksi.   Keutamaan-keutamaan yang dimilliki manajer dan karyawan sejauh mereka mewakili perusahaan, adalah : Keramahan, Loyalitas, Kehormatan dan Rasa malu. Keramahan merupakan inti  kehidupan bisnis, keramahan  itu hakiki untuk setiap hubungan antar manusia, hubungan bisnis tidak terkecuali. Loyalitas berarti bahwa karyawan tidak bekerja semata-mata untuk mendapat gaji, tetapi mempunyai juga komitmen yang tulus dengan perusahaan. Kehormatan adalah keutamaan yang membuat karyawan menjadi peka terhadap suka dan duka serta sukses dan kegagalan perusahaan. Rasa malu membuat karyawan solider dengan kesalahan  perusahaan.

Sumber : http://enomutzz.wordpress.com

Rabu, 20 Juni 2012

Free Healthcare from Alex Noerdin Attracts North Jakarta Residents




JAKARTA Governor with the serial number of 6, H Alex Noerdin said the enthusiasm of the weaker sections in trying to obtain free healthcare in many places in Jakarta, denotes that the health care insurance program for poor families (JPK Gakin) has not worked optimally until now. Many poorer residents who have the Gakin card are demanded payment by unscrupulous officials when going for treatment at health centers and the Regional General Hospital. The services provided are not optimal, and staff is not friendly.
“The enthusiasm of the poorer people to get free healthcare from the medical team of Alex Noerdin & Nono Sampono (Noesa) proves that the free healthcare program implemented through the JPK Gakin scheme by the city government is not working optimally. Well, this is irrefutable evidence,” said Alex after reviewing a social service event on free medical treatment at Kampung Noesa RT 005/RW 05, Jalan Jati III, Sungai Bambu Village, Tanjungpriok District, North Jakarta, Thursday (14/6).
Hundreds of residents from several neighbourhood associations (RT), most of them women and the elderly came for free medical treatment. The medical check up was carried out by Dr Trisna and two paramedics. They lined up in an orderly manner, taking advantage of coupons distributed by community association (RW) head Abdullah Mustakim.
Alex even asked residents who came for treatment about the city government’s health services through the JPK Gakin scheme and certificate of underprivileged citizens (SKTM) that is financed through hundreds of billions of rupiahs from the Jakarta budget. “Why have you come to receive treatment from the medical team from the ‘3 Years Possible’ campaign headquarters? Are there not the JPK Gakin and SKTM schemes that are also free?” asked Alex.
“There are long queues, the service is unfriendly, and we are even asked to pay, even though Governor Fauzi Bowo says that it is free. This means it is not free. If you want to seek treatment for inpatient care, many hospitals are full with no rooms available. But if you give money directly to the staff a room will become available,” said Achmad Durori (65).
For this reason, the pair of Alex and Nono are determined that if later elected as Governor and Deputy Governor of Jakarta, both of them will provide 100 percent free education and healthcare. “There should be no levies on the ground. Those unscrupulous officials that charge patients will definitely be severely sanctioned,” stressed Alex. wkp


Berobat Gratis Ala Alex Noerdin Diserbu Warga Jakarta Utara
CALON Gubernur (cagub) DKI nomor urut  6, H Alex Noerdin  mengatakan, antusiasme warga  tak mampu berobat gratis di banyak tempat  di Jakarta,  menunjukkan program jaminan pelayanan  kesehatan  keluarga miskin (JPK Gakin) selama ini, tidak berhasil secara optimal. Banyak warga yang tak mampu memiliki kartu Gakin berobat di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dimintai uang oleh oknum petugas. Pelayanan  yang diberikan juga tak maksimal, petugasnya tidak ramah.
“Antusiasme warga tak mampu berobat gratis ke tim kesehatan Alex Noerdin- Nono Sampono (Noesa) membuktikan program berobat gratis melalui JPK Gakin yang sudah dilaksanakan Pemprov DKI  tidak berhasil secara optimal. Nah, ini bukti tak terbantahkan,” ujar Alex Noerdin usai meninjau bakti sosial pengobatan gratis di Kampung Noesa RT 005/RW 05, Jalan Jati III Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjungpriok, Jakarta Utara, Kamis (14/6).
Ratusan warga di sejumlah RT, kebanyakan kaum ibu dan bapak lanjut usia (lansia) berobat gratis. Pemeriksaan dilakukan dr Trisna dan dua paramedis. Mereka antre secara tertib, memanfaatkan kupon yang telah dibagikan Ketua RW Mustakim Abdullah.
Alex sempat bertanya kepada para warga yang berobat  tentang pelayanan  kesehatan Pemprov DKI melalui JPK Gakin dan surat keterangan tak mampu (SKTM) yang dibiayai ratusan miliar rupiah menggunakan dana APBD DKI. “Kenapa mau berobat ke tim medis  posko Rumah Kerja  3 Tahun Bisa? Bukankah sudah ada program JPK Gakin dan SKTM yang juga gratis?” tanya Alex.
“Ngantrenya lama, pelayannya tidak ramah, masih juga dipungut biaya, padahal kata Gubernur Fauzi Bowo gratis. Berarti tidak gratis dong. Kalau mau berobat di rawat inap, banyak RSUD penuh, tidak ada kamar. Tetapi kalau mau memberi uang kepada petugas kok langsung ada kamar,” kata Achmad Durori (65).
Karenanya, pasangan Alex-Nono sudah bertekad kelak jadi Gubernur dan Wagub DKI, keduanya menggratiskan biaya sekolah dan kesehatan seratus persen. “Tidak boleh ada pungutan di lapangan. Oknum  petugas yang membandel, masih melakukan pungutan, pasti dikenai sanksi berat,” tegas Alex. Bay

Conclusion :
In the midst of rampant election Governor of DKI Jakarta Governor candidates in particular has promoted himself as a candidate for Governor. Therefore the candidate for Governor was marak-maraknya provide facilities or services to the citizens of jakarta in order to better manage the complex for the citizens of jakarta. As we can see many buildings or facilities of its own that has been given by the Governor of jakarta which is now still served as Governor, many are untreated or not maintaining the facilities so wasted even damaged. As for the waitress to the citizens of jakarta which he said there was a servant of treatment free but can not run smoothly because there is a person-a person who does not make the passage of the process that has been planned in advance.
Here especially the prospective Governor of DKI Jakarta Alex Noerdin - Nono Sampono (Noesa) will promote itself as a candidate for the Governor to give free medical treatment services for the citizens of jakarta's poor. Alex - Nono will promise to provide service to the citizens of jakarta.
This Demo only as promo for the election of Governor of DKI Jakarta so chosen because it has provided community service the citizens of jakarta. In fact we expect as citizens not only just the beginning of the Governor or the leading citizens of jakarta by offering services that are provided. The point is that in general these leaders will only provide services only to the beginning of the next is left alone or is a person who creates a program does not run smoothly. Therefore citizens of jakarta hopes to continue to provide service to the citizens of jakarta. Not just nonsense. And provide facilities or a quality service as well.

Senin, 07 Mei 2012

Expressing Ability, Polite Questions and Exercise


Expressing Ability :
1. I could run fast.
2. I will be able to help  you.
3. You can buy a milk to the supermarket.
4. Ferry can run fast.
5. I am able to help  you.
 

Polite Questions :
1. Will you please pass the salt ?
2. Could I borrow  your eraser ?
3. Shall I open the door ?
4. Might I borrow your pen ?
5. May I borrow your pencil ?


Exercise : Expressing Ability : CAN and CAN’T
1. A dog can bark, but it can’t sing.
2. You can store water in a glass jar, but you can’t store it in a paper bag.
3. . A cat can climb trees, but it can’t fly.
4. A tiny baby can cry, but it can’t talk.
5. A fish can’t walk, but it can swim


Exercise : COULD, MAY, MIGHT and WILL PROBABLY
1. Tonight I could go shopping. Or I might watch the movie. Of course, I may go shopping. But I’ll probably just watch the movie.
2. Next year, I might graduate. But I could postpone it. I may postpone it. But I’ll probably graduate next year.
3. My friend Kendall may visit me this weekend, but I’m not sure. She might visit. She could also take her friends along. But she’ll probably visit me alone.
4. One hundred years from now, I may have die. But I could live long enough. I will probably might’ve die anyway.


Exercise : Polite Questions : MAY I, COULD I, and CAN I.
1. A : Hello?
B : Hello. Is Ahmed there?
A : Yes, he is.
B : May I speak to him?
A : Just a minute, I’ll get him.

2. A : Hello. Mr. Black’s office.
B : May I speak to Mr. Black?
A : May I ask who is calling?
B : Susan Abbott.
A : Just a moment Ms. Abbott. I’ll connect you.
3. A : Hello?
B : Hi. This is Bob. Can I talk to Pedro?
A : Sure. Hang on.
4. A : Good afternoon. Dr. Wu’s office. Can I help you?
B : Yes. I’d like to make an appoinment with Dr. Wu.
A : Fine. Is Friday morning at ten all right?
B : Yes. Thank you.
A : Your name?
5. A : Hello?
B : Hello. Can I talk to Emily?
A : She’s not at home right now. Do you have a message?
B : No thanks. I’ll call later.
6. A : Hello?
B : Hello. Can I talk to Maria?
A : She’s not here right now.
B : Oh. Can I have a message?
A : Certainly. Just a minute. I have to get a pen.
7. A : Hello?
B : Hello. Could I talk to Jack?
A : Who?
B : Jack. Jack Butler.
A : There’s no one here by that name. I’m afraid you have the wrong number.
B : Is this 221-3892?
A : No, it’s not.
B : Oh, I’m sorry.
A : That’s okay.

Exercise : Polite Questions : MAY I, COULD I, and CAN I
1. May I please see your dictionary for a minute.
2. May I please use Bobby’s phone please.
3. Can I have the check please?I have finish my meal.
4. Can I help you with your packages miss? Sure thanks.
5. May I leave the class Mrs. Sophia?
6 Can I borrow your calculator during the algebra test? I’m sorry, but I need to use it.
7. Could I borrow some of your money please?I have less amount of money. Sure, here it is. Thanks.

Kamis, 22 Maret 2012

Bahasa Inggris Bisnis 2

1. what is your opinion of business ?

2. if you want to do business , and you choose what reason ?

Answer :

1. What is a business? For sure you will answer the business of business is Business, it turned our money for a profit, or have a Business is selling goods to answer in order to gain (Profit). All the answers were correct, but the true meaning of the business of business is to sell goods or services performed by an individual, group of people or organizations to consumers (community) with its main goal is to gain/profit (profit).

2. I choose to do business online boutique or directly. I choose to do business these days is now modern karna. Many people who own a business online. It has a boutique online can give you advantages also for us, good for the seller and the buyer. No matter how easy to buy stuff online. To see the price online and pay on account intended then the goods will be delivered to the House can be obtained easily. In addition also the people can come to the boutique store directly to see and purchase goods directly.